panorama alam

KU GARUT LOBA NU MATAK KAIRUT


Pada awalnya, tahun 1811, Kabupaten Balubur Limbangan dihapus oleh Gubernur Jenderal Herman W. Deandels (Kolonial Belanda) dan Bupatinya Tumenggung Wangsakusumah II, yang diberhentikan dengan hormat. Waktu itu Kab. Balubur Limbangan meliputi enam cutak (kecamatan).

Secara geografis Kab. Garut terletak di sebelah bagian selatan, termasuk ke dalam wilayah Prov. Jawa Barat dengan batas-batas Tasikmalaya, Cianjur dan Kab. Bandung, Sumedang, dan Samudera Indonesia.

Daerah itu termasuk daerah lembah yang dikelilingi gunung-gunung dengan ketinggian rata-rata 700-750 m di atas permukaan laut, dan beriklim tropis dengan suhu rata-rata 24,3-27,3 derajat celcius.

Pada 1813, terbentuknya Kab. Limbangan oleh Letnan Gubernur Thomas S. Raffles yang sekarang menjadi Kab. Garut. Pertimbangannya, ditemukan sebuah tempat yang cocok, selain tanahnya datar, subur, dan terdapat mata air yang airnya terus mengakir ke sungai Cimanuk, juga memiliki pemandangan yang indah dan dikelilingi oleh gunung-gunung, di antaranya Gunung Cikuray, Papandayan, Guntur, Talaga Bodas, dan Karacak.

Pada waktu panitia menemukan mata air (telaga kecil) yang tertutup semak belukar berduri, maka salah seorang dari panitia itu ada yang kakarut (tergores) tangannya hingga berdarah. Sewaktu memeriksa dan membenahi tempat tersebut ikut pula pegawai Belanda yang ketika melihat tangan salah seorang yang berdarah, ia bertanya kenapa berdarah? Dijawab oleh orang yang tergores itu bahwa ia “kakarut”. Orang Belanda tadi meniru kata tersebut dan karena lidahnya kurang pasih, dia menyebutnya “gagarut”

Sejak saat itu tanaman yang berduri tersebut disebut ki Garut dan telaganya dinamai Ci Garut dan daerah sekitarnya dikenal dengan nama Garut yang dijadikan ibukota Kab. Garut.

Sejak awal abad 19 kehidupan masyarakat Garut yang mulai heterogen akibat urbanisasi karena didorong usaha perkebunan dan objek pariwisata. Usaha perkebunan yang dikelola swasta Belanda berada di Giriawas, Cisaruni, Cikajang, Papandayan, dan Darajat. Lalu pada 1900-1928, dibuka lagi perkebunan teh, karet, dan kina di Cilawu, Cisurupan, Pakenjeng, Cikajang, Cisompet, Cikelet, dan Pameungpeuk.

Pembukaan perkebunan-perkebunan tersebut diikuti pula oleh pembangunan hotel-hotel di daerah Garut pada tahun 1917 sebagai sarana menginap dan hiburan bagi pegawai perkebunan dan para pariwisata yang dari luar negeri. Waktu itu terdapat banyak hotel di kota atau di luar kota Garut. Namun sekarang hotel-hotel itu sudah tinggal kenangan yang sudah berubah fungsi atau tinggal reruntuhannya saja.

Garut mempunyai banyak tempat-tempat pariwisata yang biasa dikunjung adalah kawah Papandayan, kawah Kamojang, kawah Manuk, kawah Telaga Bodas, Situ Bagendet, Situ Cangkuang, Cipanas (tempat pemandian air panas), Gunung Cikuray, Gunung Guntur, dan Pantai Pameungpeuk.

Para wisman yang datang kekota tersebut berasal dari AS, Inggris, Australia, Belanda, dan Jepang. Orang penting dan terkenal yang pernah datang ke kota Garut pada 1928 adalah Raja Leopold dan permaisuri Astrid, Charlie Chaplin, Renate Muller, dan Hans Albers. Kemudiann pada 1936, Susuhunan Pakubuwono X juga menginap di Hotel Papandayan.

Karena keindahan alam, baik dari pegunungan, hutan, dan pantai yang dimiliki kota Garut dan kebersihan kotanya, Kab. Garut mendapatkan Piagam Kota Terbersih dari Pemerintah RI pada 1960 dengan mendapatkan sebutan sebagai Kota Intan. Selain itu, bila ditinjau dari potensi objek-objek wisata.

MAKANAN

Selain keunggulan alamnya, Garut juga memiliki produk makanan tradisional yang sangat terkenal pada saat itu yaitu dodol dan jeruk Garut. Bahkan sampai sekarang pun Garut dikenal ke seantero Indonesia dengan dodol garut yang rasanya mempunyai ciri khas tersendiri.

Sedangkan di kalangan masyarakat umum Garut sendiri yang cukup dikenal adalah bugis, peuyeum ketan (tape ketan), ranginang, noga, sagon, borondong, pais (pepes) ikan gurame, dan babakak (ayam panggang).

Kerajinan tangan yang sangat terkenal di antaranya batik garutan, sutera alam, akar wangi, dan kerajinan kulit, yang produknya banyak dicari konsumen.

Selain makanan, Garut pun dikenal dengan produk dari kulit yang terdapat di Sukaregang. Harganya pun cukup miring tergantung mutu bahan kulit. Terdapat beberapa pilihan kulit seperti kulit domba, sapi dan kambing. Semakin lembut rasa permukaan kulit itu, maka semakin mahal pula harganya.

Seperti di tempat lain, berbelanja produk kulit di Garut juga diperlukan tawar menawar, tapi ada pula pedagang yang memberikan harga pas. Produk kulit itu dapat berupa jaket dengan berbagai pilihan desain, rompi, celana, sepatu, sandal, dompet dan ikat pinggang dari kulit. Konon katanya, penyanyi rock Nicky Astria juga pernah membeli jas kulit di Garut. Harga jaket kulit bervariasi mulai dari Rp175.000-Rp450.000.

Pilihan warnanya juga bervariasi. Terdapat pula jaket kulit yang fashion dengan pilihan warna merah, kuning, abu-abu, namun kebanyakan menampilkan warna hitam.

TEMPAT WISATA

Di Indonesia garut merupakan daerah yg memilik wisata terlengkap.. mulai dari pegunungan, air terjun, pantai, candi, danau dan wisata lainnya..

Bagi rekan2 yg punya pengalaman jalan2 ke kabupaten garut silahkan sharing disini.. sekalian samo foto2nya kalo ada..

Ini adalah beberapa objek wisata yang bisa kita kunjungi di Garut

Curug Tujuh Cileuleuy (Kamayangan)

Kecamatan : Malangbong
Jenis Wisata : Alam
Daya Tarik : Air Terjun

Add a comment Maret 29, 2010

who am I ?????

 

Judul tulisan ini mungkin bisa dianggap lucu dan tidak terlalu serius , tetapi sebenarnya dalam belajar mengenali diri sendiri adalah bagian dari proses menemukan Aku Sejati (jati diri yang sesungguhnya). Selain itu mengenali diri sendiri juga seharusnya merupakan tahap awal dari proses Siu Sing Yang Sin (revisi jiwa dan raga), karena tanpa mengenali diri sendiri berarti kita tidak mengetahui apa dan bagaimana diri kita ini, lalu apa yang mau direvisi supaya lebih baik?
 
Apakah Aku Sejati Itu?
 
Menurut saya, aku sejati adalah jati diri kita (berupa eksistensi) yang sesungguhnya yang ada dahulu, sekarang dan yang akan datang. Setiap orang memiliki jati diri yang mempunyai keunikannya masing- masing. Kata “keunikan” ini sengaja dipakai untuk menggantikan kata “kelebihan dan kekurangan” agar kita tidak terjebak dalam pandangan untuk saling membandingkan. Keunikan jati diri masing-masing ini adalah merupakan hasil dari proses-proses terdahulunya dan merupakan awal dari proses kedepan yang juga tidak perlu dibandingkan dan dinilai berlebihan, akan tetapi haruslah dipahami dan disadari sepenuhnya.
 
Justru Siu Tao ( ) itu tujuan pokoknya adalah untuk meningkatkan kualitas dari “Aku Sejati” kita masing-masing. Maka alangkah ironisnya jika kita Siu Tao ( ), tetapi tidak tahu dulu apa dan bagaimana “Aku Sejati” kita masing-masing ?!?
 
Bagi seorang yang praktis dan simpel, apalagi yang sudah memiliki dasar-dasar pengertian mengenai konsep Tao yang relatif cukup kuat memang akan lebih mudah menangkap pengertian dan mencernanya sehingga dapat membayangkan dan mempersepsikan apakah AKU SEJATI itu.
 
Tetapi tentunya wajar dan sangat manusiawi jika seorang yang belum mengerti menjadi semakin bingung dan tidak mengerti apa dan bagaimanakah AKU SEJATI itu sebenarnya, apalagi jika dalam pembahasan dan penjelasan-penjelasannya banyak menggunakan bahasa dan istilah-istilah yang cenderung membingungkan . Contohnya ada Nyawa, Roh, Jiwa, Sukma, Hati, Hati Nurani, Kesadaran, Bawah Sadar, Mental, Aku Sejati, Yensen, Linghuen, Sin, Sing dan lain-lainnya.
 
Pada dasarnya pemikiran pokok dalam penulisan ini bukanlah mau membahas dan memperdebatkan semua istilah dan kata-kata diatas. Adapun saya lebih cenderung untuk mengajak pembaca berpikiran praktis dan simpel dalam permasalahan merevisi diri dengan titik tolak pengenalan diri (katakanlah “Aku Sejati”) yang lebih dipandang dari sudut psikologi modern yaitu dengan mengenal kepribadian diri kita masing-masing untuk kemudian melangkah kedalam suatu usaha pengontrolan dan perbaikan kepribadian kearah yang lebih positif.
 
Hal ini menurut saya mungkin lebih relevan, jelas dan lebih bermanfaat sebelum kita berbicara terlalu jauh dalam keabstrakan yang sangat dalam.
 
Secara singkat dapat saya utarakan bahwa hal – hal yang harus dapat kita kenali dari diri kita adalah sebagai berikut: 
Sifat – sifat dan karakter
 
Setiap orang pasti membawa sifat-sifat dan karakternya sendiri-sendiri, setiap orang walaupun bisa saja ada kemiripan tapi tidak pernah ada yang sama persis dalam hal ini.
 
Menurut saya sebenarnya sifat-sifat dan karakter dalam diri seseorang ini tidak ada batasan “baik-buruknya” karena bagaikan “rasa dan aroma dalam setiap masakan saja”, hanya saja kalau banyak orang yang dapat menerima dan menyenangi maka dianggap “baik” sedangkan kalau banyak orang tidak dapat menerima dan tidak suka maka dinilai “tidak baik”. Tentu pada akhirnya mau tidak mau harus “ada penilaian”, yang mana sebagai kaum Siu Tao ( ) kitapun tidak bisa terlepas dan sudah sewajarnya berusaha mengejar nilai-nilai berlaku yang baik.
 
Hasrat dan keinginan
 
Setiap orang pasti memiliki hasrat dan keinginannya masing-masing, yang biasanya adalah merupakan refleksi dari sebuah bentuk ideal / cita-cita yang awalnya bersumber dari ego. Dalam bentuk yang paling sederhana dan murni bisa disimpulkan bahwa ego semua manusia itu pada dasarnya adalah “baik” karena secara alamiah bersumber dari “survival spirit” (naluri mempertahankan hidup). Sehingga setiap manusia selalu bermotivasi untuk mempertahankan hidupnya serta terus mengembangkan hidup ke kondisi yang semakin baik dan jauh dari resiko – resiko kesusahan baik secara fisik maupun mental.
 
Nah, karena begitu kompleknya keadaan yang ada maka akhirnya latar belakang dan kesempatan yang ada pada seseorang akan berbeda dengan orang lainnya. Hal ini pulalah yang kemudian harus bisa juga dipahami dan disadari sehingga kita bisa benar-benar menyatu dengan hasrat dan keinginan kita sesuai kealamiahannya masing-masing (hasrat dan keinginan ini saya anggap sebagai suatu daya pendorong gerak yang sangat murni dan tulus). Tetapi tentunya keadaan sosial tetap harus dijadikan rambu-rambu keseimbangan geraknya.
 
Kemampuan
 
Penguasaan terhadap suatu hal yang merupakan ciri khas seseorang yang dimiliki dan didapat secara dan dalam kealamiahannya masing – masing, haruslah terus digali dan dikembangkan serta dipergunakan secara positif demi kepentingan kebaikan yang semakin luas semakin baik. Dalam hal ini yang namanya kemampuan itu, normalnya memang akan selalu terasa kurang bagi semuanya, karena adanya kondisi persaingan yang semakin mengetat.
 
Oleh karena itu jika bisa mengenal kemampuan diri maka secara lebih gampang pula kita dapat terus mengembangkannya sehingga mencapai suatu level yang relatif tinggi. Biasanya kemampuan seseorang itu berupa wawasan, pengetahuan, kepandaian dan keahlian, yang merupakan hasil dari perpaduan antara intelegensi dan emosi melalui proses belajar (baik sekolah maupun otodidak) serta pengalaman-pengalaman sepanjang hidupnya.
 
Dari sini, maka kita dapat disimpulkan bahwa “belajar” dan “berlatih” adalah dua hal pokok yang sangat berperan dalam usaha meningkatkan kemampuan diri.

Add a comment Februari 25, 2010

kiat menjadi orang sukses

Tujuh Kiat SuksesOrang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan. Itulah kira-kira kesimpulan dari penelitian selama 40 tahun terhadap orang-orang sukses. Yang dicoba ditemukan dari mereka adalah bagaimana dan mengapa mereka tergerak untuk menjadi teratas di bidang masing-masing, dari olah raga, pendidikan, hingga pasar modal.

Apa sebenarnya yang mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses? Berikut ada tujuh hal yang dilakukan mereka dalam meraih sukses:

1. Orang sukses mau mengambil risiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko untuk meraih sukses.

2. Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.

3. Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tenis atau lapangan golf.

4. Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.

5. Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.

6. Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.

7. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses

Add a comment Februari 21, 2010

pErsAhabAt@N

sahabat-Q

pErsAhabAt@N

`LiHat, dEngAR, rAsak@n!`
sEoRang SaHabaT baHagiA saaT saHabAtnya baHaGia
sEoRang SaHabaT seLalU mEndEnGaRkaN KeLuH kEsaH saHabAtnya
sEoRang SaHabaT mErAsak@N yaNg saHabAtnya rAs@kaN

bUkAn SaHabaT…
haNya bErSaMa sAaT bAhaGia
mEmeNtiNgkaN diRi sEnDiri –> EgOiS!
MenGkHiaNaTi kEpeRcayAaN sAhaBatnYa

anD I sAy…
I LoVe yOu,
I neEd You,
mY bEsTfRiEnd…

bEsTfRiEnd cOmE wHen wE sAd
bEsTfRiEnd tHeRe wHeN wE neEd
bEsTfRiEnd rEmeMbeR aLtHougH wE foRgEt
bEsTfRiEnd caN makE oUr sMiLe

tO mY bEsTfRiEnd…
sTilL bE beSidE mE
LOvE mE
maKe mE SMILE aNd hApPy,,

`keEp oUr fRiEndsHip wHaTevEr, wHeNevEr, n foRevEr…!`

in this time, I just learning n share `how 2 coming out my inspiration n discuss it with public`

so,,

if you want 2 discussion with me, don`t be wary 2 express your opinions,,

I`m waiting you

Add a comment Februari 18, 2010

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 komentar Januari 24, 2010

Halaman

Kategori

Tautan

Meta

Kalender

Juni 2012
S S R K J S M
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Most Recent Posts

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.